Jangan Cuma Kasih Oli! Ini Cara Biar Rantai Motor Nggak Cepat Aus
POJOKALTIM.CO.ID, BALIKPAPAN - Buat pengguna motor bebek maupun sport, rantai dan gear mungkin bukan komponen yang sering diperhatikan. Padahal, dua bagian ini punya tugas penting untuk meneruskan tenaga mesin sampai ke roda belakang.
Kalau kondisinya nggak terawat, efeknya bisa langsung terasa. Tarikan kurang nyaman, muncul suara berisik, bahkan rantai bisa lepas saat motor digunakan.
Menurut Yohanes Baptista, Manager Parts Astra Motor Kaltim 1, perawatan gear dan rantai sebaiknya jangan menunggu sampai muncul masalah.
"Gear dan rantai bekerja terus saat motor digunakan, sehingga kebersihan, pelumasan, dan ketegangannya perlu diperhatikan. Perawatan sederhana secara rutin bisa membantu menjaga performa sekaligus memperpanjang usia komponen," ujar Yohanes.
Hal pertama yang perlu dilakukan adalah menjaga rantai tetap bersih. Debu, pasir, dan lumpur yang menempel bisa mempercepat keausan rantai maupun gear. Apalagi kalau motor sering dipakai melewati jalanan berdebu atau basah.
Setelah dibersihkan, jangan lupa gunakan pelumas khusus rantai. Hindari menggunakan oli bekas, bensin, solar, atau cairan lain yang tidak diperuntukkan untuk rantai karena bisa mengganggu pelumas dan komponen rantai.
Kemudian, cek juga ketegangan rantai. Rantai yang terlalu kencang bisa membebani komponen penggerak. Sebaliknya, kalau terlalu kendur, rantai berisiko terlepas dari gear.
Paling aman, ikuti ukuran kekencangan yang tercantum di buku pedoman pemilik motor.
Kalau rantai sudah mulai sering kendur, muncul suara berisik, atau bentuk gigi gear terlihat semakin runcing dan aus, jangan dianggap sepele.
Biasanya, rantai dan gear yang sudah aus sebaiknya diganti sebagai satu set. Mengganti hanya salah satunya bisa membuat komponen yang baru lebih cepat mengikuti keausan komponen lama.
"Kalau kondisi gear atau rantai sudah menunjukkan keausan, sebaiknya segera diperiksa. Penggantian komponen sesuai rekomendasi akan membantu menjaga penyaluran tenaga tetap optimal dan membuat berkendara lebih nyaman," tambah Yohanes.
Kalau masih bingung mengecek kondisi rantai dan gear sendiri, nggak perlu sok jadi mekanik. Bawa saja motor ke AHASS untuk diperiksa teknisi.
Jadi, jangan tunggu rantai bunyi atau lepas di jalan baru ingat dirawat. (azr)
