POPKAB Bulungan Jadi Panggung Pembibitan Atlet Muda

TANJUNG SELOR - Pemerintah Kabupaten Bulungan menjadikan Pekan Olahraga Kabupaten (POPKAB) 2026 sebagai salah satu wadah untuk menemukan dan membina bibit atlet potensial sejak usia sekolah.

Bupati Bulungan Syarwani mengatakan kompetisi yang melibatkan pelajar tingkat SD dan SMP tersebut tidak sekadar menjadi ajang perebutan prestasi, tetapi juga bagian dari proses membangun ekosistem olahraga prestasi di daerah.

"Kompetisi ini menjadi bagian penting dari upaya membangun olahraga prestasi di Kabupaten Bulungan sejak dini," kata Syarwani di Tanjung Selor, Kalimantan Utara, Rabu.

POPKAB Bulungan 2026 digelar Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (DKOP) Bulungan selama sembilan hari, mulai 13 hingga 21 Agustus. Kegiatan tersebut diikuti sekolah-sekolah dari berbagai wilayah di Kabupaten Bulungan dengan mempertandingkan sejumlah cabang olahraga.

Menurut Syarwani, keikutsertaan pelajar dalam kompetisi menjadi kesempatan untuk mengasah kemampuan sekaligus mengenalkan atmosfer pertandingan kepada calon atlet sejak usia dini.

"Ini adalah panggung untuk adik-adik pelajar tingkat SD-SMP bisa menunjukkan kemampuan, bakat dan minat dalam olahraga prestasi," ujarnya.

Ia berharap pengalaman bertanding yang diperoleh para peserta dapat menjadi modal untuk meningkatkan kemampuan mereka di jenjang kompetisi yang lebih tinggi. Selain kemampuan teknis, para pelajar juga didorong membangun mental bertanding, disiplin dan sportivitas.

"Pengalaman di POPKAB ini akan menjadi bekal utama untuk mengukir prestasi yang lebih tinggi serta mengharumkan nama Kabupaten Bulungan, Kaltara dan Indonesia di masa depan," tuturnya.


Siapkan Bantuan Bola untuk Sekolah

Dukungan terhadap pembinaan sepak bola pelajar juga diberikan Syarwani yang saat ini menjabat Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kalimantan Utara.

Ia berkomitmen memberikan bantuan lima bola sepak untuk setiap sekolah yang mengikuti POPKAB. Dengan jumlah tersebut, total bantuan yang disiapkan mencapai 130 bola.

"Dari saya selaku Ketua Asprov, saya akan bantu lima bola untuk satu sekolah. Ada 130 bola yang nanti akan diserahkan," katanya.

Sementara itu, Kepala DKOP Bulungan Leni Ernalina mengatakan POPKAB 2026 mempertandingkan empat cabang olahraga, yakni sepak bola, bola voli atau mini voli, tenis meja dan taekwondo.

Pertandingan digelar di sejumlah lokasi berbeda. Cabang sepak bola berlangsung di Stadion Andi Tjatjok Tanjung Selor, bola voli dan mini voli di Lapangan Ahmad Yani, tenis meja di SMP Negeri 1 Tanjung Palas, sedangkan taekwondo digelar di Gedung Indoor Tanjung Selor.

Untuk sepak bola tingkat SD tercatat 26 sekolah ambil bagian, sementara kategori SMP diikuti 15 sekolah.

Pada cabang mini voli SD, kategori putra diikuti enam sekolah dan putri sebanyak 10 sekolah. Sementara bola voli SMP diikuti sembilan sekolah untuk kategori putra dan sembilan sekolah untuk kategori putri.

Adapun tenis meja diikuti 25 peserta putra dan 13 peserta putri. Sedangkan cabang taekwondo menjadi salah satu kategori dengan jumlah peserta cukup besar, yakni 41 atlet putra dan 64 atlet putri.

Leni menilai penyelenggaraan POPKAB menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperluas ruang bagi pelajar untuk berkompetisi sekaligus mengembangkan potensi olahraga yang dimiliki sejak usia sekolah. (DKIPBUL/ADV)

Share: