Gerakan Pangan Murah Ditutup Di Bukuan

Dilanjutkan GPM Nasional Di Mangkupalas Pada 6 Desember

SAMARINDA - Pemerintah Kota Samarinda melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) resmi menuntaskan rangkaian lima agenda Gerakan Pangan Murah (GPM) dengan pelaksanaan terakhir yang digelar hari ini di Kelurahan Bukuan, Kecamatan Palaran. Sejak pagi, warga memadati halaman kantor kelurahan untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Bukuan menjadi titik penutup setelah empat kelurahan lainnya lebih dulu menjadi lokasi GPM. Agenda terakhir ini juga dihadiri Camat Palaran, Muhammad Dahlan, yang datang langsung meninjau jalannya pelayanan dan melihat antusiasme warga.

Kepala DKPP Samarinda, melalui Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan, Aji Syarifah Zulaiha, mengatakan program ini terbukti membantu menjaga stabilitas harga sekaligus meringankan beban masyarakat.

"Hari ini menjadi penutup dari lima agenda GPM kami. Kami ingin memastikan semua wilayah mendapat akses pangan murah, dan Bukuan menjadi titik final yang menandai berakhirnya rangkaian ini," ujarnya.

DKPP  juga memastikan bahwa pemerintah masih menyiapkan satu agenda lanjutan. "Setelah ini masih ada GPM Nasional pada 6 Desember di Kelurahan Mangkupalas, Samarinda Seberang. Itu bagian dari upaya bersama untuk menekan inflasi pangan menjelang tutup tahun," tambahnya.


Di acara yang sama, Lurah Bukuan, Dadang Supriyatno, menyampaikan apresiasi terhadap dukungan pemerintah kota serta tingginya minat warga Bukuan dalam setiap gelaran GPM.

"Kami berharap kegiatan seperti ini bisa rutin diadakan di Bukuan. Antusiasme masyarakat selalu tinggi, dan GPM sangat membantu mengurangi biaya belanja warga," ungkapnya.

Ia menegaskan manfaat lainnya yang dirasakan langsung warga. "Yang paling penting, kegiatan ini mampu menjaga harga tetap stabil. Itu yang dibutuhkan masyarakat," katanya.

Berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, telur, sayuran, hingga cabai kembali menjadi komoditas paling diburu warga. Seluruh kegiatan berjalan lancar hingga penutupan siang hari.

Dengan berakhirnya GPM di Bukuan dan rencana GPM Nasional di Mangkupalas, DKPP berharap akses pangan murah tetap terjaga dan dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat hingga akhir tahun 2025.  (tos/densul)

Share: