Tuas Rem Makin Dalam? Bisa Jadi Ini Penyebabnya

POJOKALTIM.CO.ID, SAMARINDA - Banyak yang fokus mengecek kampas rem dan ban, tapi minyak rem juga nggak kalah penting. Cairan ini bertugas meneruskan tekanan dari tuas rem ke sistem pengereman supaya motor bisa berhenti dengan baik.

Seiring pemakaian, minyak rem bisa terkontaminasi air, udara, atau kotoran. Akibatnya, rem bisa terasa kurang pakem, tuas terasa lebih dalam, atau respons pengereman jadi kurang cepat.

Pengecekannya sebenarnya cukup simpel. Coba lihat volume minyak rem di reservoir, pastikan masih berada di antara batas MIN dan MAX. Perhatikan juga warnanya. Kalau sudah terlihat gelap atau keruh, sebaiknya segera diperiksa.

Saat tuas rem terasa lebih dalam dari biasanya atau responsnya menurun, jangan tunggu sampai parah. Segera lakukan pemeriksaan di bengkel.

Untuk penggantian, ikuti rekomendasi pada buku pedoman motor dan kondisi pemakaian. Gunakan minyak rem sesuai spesifikasi yang ditentukan Honda dan jangan asal mencampur jenis minyak rem.

Satu lagi yang penting, jangan sampai minyak rem mengenai cat motor karena bisa merusak permukaannya. Pastikan juga sistem pengereman tidak mengalami kebocoran.

Biar lebih aman, lakukan pemeriksaan dan penggantian minyak rem di AHASS dengan teknisi yang sesuai standar Honda.

Kelihatannya cuma cairan, tapi perannya penting banget buat keselamatan. Jangan tunggu rem bermasalah baru cek minyak rem! (azr)

Share: