Ternyata Rahasia Nyamannya Motor Honda Ada Di Tubuh Kamu Sendiri!

POJOKALTIM.CO.ID - Pernah nggak sih kamu sadar, meski motor Honda punya desain yang beragam, dari Beat yang ramping sampai ADV160 yang gagah, semuanya terasa pas banget buat dikendarai? Duduknya enak, kaki nggak jinjit berlebihan, dan tangan nggak cepat pegal. Ternyata, itu bukan kebetulan.

Honda punya satu rahasia besar yang jarang diketahui banyak orang: semua desain motornya dibuat berdasarkan riset tubuh pengendara Asia, termasuk orang Indonesia!

Semua Dimulai dari "Human Engineering"

Sebelum sebuah motor Honda dirilis, tim riset dan desain di balik layar melakukan yang namanya Human Engineering Study, studi yang memetakan postur, tinggi badan, panjang lengan, dan kebiasaan posisi duduk pengendara di Asia.

Tujuannya sederhana: bikin motor yang nyaman, stabil, dan nggak bikin pegal meski diajak macet atau touring jauh.

Riset Serius untuk Kenyamanan Nyata

Honda bahkan punya mock-up lab yang memungkinkan desainer mencoba berbagai posisi duduk dan kemiringan stang.

Dari sana mereka menentukan hal-hal kecil tapi penting, seperti:

- Sudut setang biar tangan nggak tegang,

- Posisi pijakan kaki supaya lutut nggak menekuk terlalu tajam,

- Dan ketinggian jok yang disesuaikan rata-rata tinggi tubuh orang Indonesia (sekitar 165 cm).

Hasilnya? Saat kamu duduk di motor Honda, posisi tubuh otomatis terasa natural, nggak condong ke depan, nggak juga tegak kaku.

Nggak Sekadar Gaya, Tapi Fungsi

Desain ergonomis ini berlaku di semua segmen, dari motor bebek, skutik, hingga tipe adventure.

Makanya, meski tampilan ADV160 terkesan tinggi dan tangguh, posisi duduknya tetap nyaman bahkan untuk pengendara bertubuh kecil.

Begitu juga Vario atau PCX yang terlihat elegan, tapi tetap mudah dikendalikan di jalan sempit.

Rancangannya Bikin Rileks, Bukan Lelah

Dengan desain yang menyesuaikan postur tubuh, pengendara Honda bisa tetap rileks walau menempuh perjalanan jauh. Posisi duduk yang seimbang juga bikin beban tubuh tersebar merata, mengurangi risiko pegal di punggung atau pergelangan tangan.

Buat kamu yang sering riding harian yang macet atau jalur tanjakan, ini jelas jadi nilai plus besar.

Bukan Sekadar Motor, Tapi "Teman Tubuh"

Riset ergonomi ini membuktikan filosofi Honda: motor bukan cuma alat transportasi, tapi perpanjangan tubuh pengendaranya. Makanya, tiap kali kamu duduk di atas motor Honda dan merasa “kok enak ya?”, itu bukan sugesti, tapi hasil riset yang matang dan serius. (azr)

Share: