Suka Gaspol? Ini Efeknya Ke Motor
POJOKALTIM.CO.ID, SAMARINDA - Punya motor matic Honda yang sudah dibekali teknologi modern memang bikin aktivitas harian jadi lebih praktis. Tinggal putar gas, motor langsung melaju. Tapi, ada satu kebiasaan yang sebaiknya mulai dikurangi, yaitu sering membuka gas secara mendadak.
Kebiasaan menarik gas secara spontan biasanya dilakukan ketika ingin cepat berakselerasi. Sekilas memang terasa seru karena motor langsung merespons. Namun, kalau terlalu sering dilakukan, komponen penggerak juga ikut menerima kerja yang lebih berat.
Pada motor matic, putaran mesin disalurkan ke roda melalui sistem CVT. Saat gas dibuka secara tiba-tiba, perpindahan tenaga berlangsung lebih agresif sehingga komponen CVT harus bekerja menyesuaikan perubahan tersebut. Dalam penggunaan jangka panjang, pola berkendara seperti ini bisa membuat beberapa komponen lebih cepat mengalami keausan.
Menurut Ignatius Nindyatama, Technical Service Manager Astra Motor Kalimantan Timur 2, kebiasaan berkendara memiliki peran dalam menjaga kondisi komponen motor.
"Pengendara sebaiknya mengatur bukaan gas secara bertahap dan tidak terlalu sering melakukan akselerasi secara mendadak. Cara berkendara yang lebih halus dapat membantu mengurangi beban kerja pada komponen penggerak sehingga performanya tetap terjaga," ujar Nindya.
Dampaknya memang tidak selalu langsung kelihatan. Motor mungkin masih terasa normal dalam beberapa waktu. Namun jika kebiasaan tersebut terus dilakukan, bukan tidak mungkin muncul perubahan seperti tarikan yang terasa kurang nyaman, getaran ketika mulai berjalan, atau respons gas yang tidak lagi seperti biasanya.
Apalagi kalau motor digunakan setiap hari dengan kondisi lalu lintas yang padat. Stop and go, lampu merah, jalan menanjak, dan sering mulai jalan dari posisi berhenti membuat sistem penggerak bekerja berulang kali. Kalau ditambah kebiasaan menghentak gas, bebannya tentu bisa semakin besar.
Karena itu, tidak ada salahnya mulai membiasakan diri membuka gas dengan lebih halus. Selain membuat perjalanan terasa lebih nyaman, kebiasaan berkendara yang lebih teratur juga membantu menjaga komponen motor tetap bekerja dengan baik.
Kalau mulai merasakan tarikan motor berubah, muncul getaran yang tidak biasa, atau terdengar suara aneh dari area CVT, sebaiknya jangan diabaikan. Segera lakukan pemeriksaan di bengkel AHASS agar kondisi motor bisa diketahui lebih awal.
Motor Honda boleh punya teknologi canggih, tapi pengendaranya tetap jadi bagian penting dalam menjaga performanya. Jadi, nggak harus selalu gaspol, kadang berkendara lebih kalem justru bikin motor tetap nyaman dan dompet aman. (azr)
