Motor Listrik Baterai Tanam Atau Lepas-pasang Yang Lebih Praktis?
POJOKALTIM.CO.ID, SAMARINDA - Sebagai alternatif kendaraan yang ramah lingkungan, tak sedikit masyarakat memilih motor listrik sebagai kendaraan hariannya. Untuk pilihannya, tersedia untuk memenuhi kebutuhan, mulai dari segi warna, desain, hingga fitur tambahan.
Namun, tidak semua orang mengetahui motor listrik memiliki sistem penyimpanan energi yang berbeda. Ada motor listrik dengan baterai tanam yang terpasang permanen dan ada juga motor listrik dengan baterai lepas-pasang yang lebih fleksibel.
"Keduanya memiliki karakteristik, keunggulan, serta kelemahan yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan pengguna sehari-hari," ujar Manager Marketing Astra Motor Kaltim 2, Yehezkiel Felix
Lalu, apa saja perbedaan motor listrik baterai tanam dan baterai lepas-pasang? Berikut ini penjelasannya.
Motor Listrik dengan Baterai Tanam
Motor listrik dengan baterai tanam sering disebut sebagai built-in battery. Jenis motor ini memiliki baterai yang terintegrasi langsung ke dalam rangka motor. Baterai tersebut memang dirancang agar tidak bisa dilepas-pasang oleh penggunanya.
Proses pengisian daya dilakukan cukup dengan mencolokkan charger ke port yang tersedia pada motor, sehingga pengguna tidak perlu repot melepas baterai.
Keunggulan motor listrik dengan baterai tanam terletak pada desainnya yang lebih ramping dan modern. Karena baterai tersembunyi di dalam rangka, tampilan motor menjadi lebih estetik.
Keamanan juga lebih terjamin sebab risiko pencurian baterai dapat diminimalisir. Dari sisi performa, distribusi beban motor telah diperhitungkan produsen sehingga stabilitas saat digunakan lebih konsisten. Perawatan fisik motor juga relatif lebih minim.
Motor Listrik dengan Baterai Lepas-pasang
Berbeda dengan tipe sebelumnya, motor listrik dengan baterai lepas-pasang didesain agar baterainya dapat dikeluarkan dengan mudah oleh pengguna. Proses pelepasan tidak memerlukan alat khusus sehingga lebih praktis.
Untuk pengisian ulang, pengguna bisa mengisi baterai di rumah menggunakan charger khusus atau menukar baterai kosong dengan baterai penuh di stasiun pertukaran atau swap station.
Keunggulan motor listrik dengan baterai lepas-pasang terletak pada fleksibilitas dan efisiensi waktu. Pengguna tidak perlu menunggu lama saat baterai habis, cukup menggantinya dengan baterai yang sudah terisi penuh.
Stasiun pertukaran baterai yang mulai banyak tersedia di kota-kota besar juga memberikan kemudahan bagi pengguna. Dari sisi perawatan, motor jenis ini lebih praktis karena jika terjadi kerusakan pada baterai, pengguna hanya perlu membawa baterainya saja tanpa harus membawa seluruh motor.
Baik motor listrik dengan baterai tanam maupun baterai lepas-pasang memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.
"Intinya, Motor listrik dengan baterai tanam lebih cocok bagi pengguna yang mengutamakan desain estetik, keamanan, dan stabilitas performa. Sebaliknya, motor listrik dengan baterai lepas-pasang lebih ideal bagi mereka yang membutuhkan fleksibilitas tinggi, efisiensi waktu, dan kemudahan pengisian daya," tutup Felix. (azr)
