Jangan Remehkan Minyak Rem! Begini Pentingnya Rutin Mengurasnya
POJOKALTIM.CO.ID, SAMARINDA - Pernah nggak, kamu merasa rem kendaraan mulai nggak pakem seperti biasanya? Bisa jadi, penyebabnya bukan di kampas rem atau cakram, tapi di minyak rem yang sudah saatnya diganti.
Ya, minyak rem memang sering luput dari perhatian. Padahal, komponen cair satu ini punya peranan penting dalam menjaga sistem pengereman tetap optimal. Ibarat darah dalam tubuh, minyak rem adalah medium yang menyalurkan tenaga dari tuas atau pedal rem ke roda. Begitu fungsinya menurun, risiko di jalan pun meningkat.
Technical Service Manager Astra Motor Kaltim 2, Ignatius Nindyatama menjelaskan, minyak rem bersifat higroskopis, artinya mudah menyerap uap air dari udara. "Seiring waktu, kandungan air dalam minyak rem meningkat dan menurunkan titik didihnya. Saat kamu melakukan pengereman berat, panas bisa memunculkan gelembung uap yang mengganggu tekanan rem, inilah yang disebut vapor lock. Hasilnya? Rem bisa terasa blong atau kurang responsif," ujarnya.
Berikut beberapa alasan kenapa pengurasan minyak rem itu wajib:
1. Cegah Penurunan Performa Rem
Minyak rem yang sudah tercampur air akan lebih cepat mendidih dan membuat tekanan rem tidak stabil. Kalau sudah begini, pengereman mendadak bisa jadi mimpi buruk.
2. Hindari Overheating dan Kegagalan Rem
Minyak rem yang kotor bikin sistem rem bekerja lebih keras dan cepat panas. Kalau dibiarkan, risiko brake failure alias rem tidak berfungsi bisa saja terjadi.
3. Lindungi Komponen dari Karat
Air dalam sistem rem bisa memicu karat pada silinder dan saluran rem. Selain itu, karet seal juga bisa rusak dan menyebabkan kebocoran. Jadi, menjaga minyak rem tetap bersih berarti juga menjaga umur panjang komponen lainnya.
4. Jaga Keseimbangan Sistem Rem
Untuk kendaraan modern yang sudah dilengkapi sistem ABS, kondisi minyak rem yang prima memastikan distribusi tekanan rem tetap stabil dan presisi di setiap roda.
Kapan Waktu yang Tepat Menguras Minyak Rem?
Idealnya, lakukan pengurasan setiap 2 tahun atau 40.000 km, tergantung rekomendasi pabrikan. Tapi kalau warnanya sudah berubah jadi keruh atau kecokelatan, jangan tunggu lama, segera ganti.
Biar Aman, Serahkan pada Bengkel Terpercaya
Mengganti minyak rem memang terlihat sepele, tapi butuh ketelitian. Jadi, pastikan kamu melakukannya di bengkel resmi seperti AHASS, yang sudah paham betul prosedur dan spesifikasi tiap motor Honda.
Selain itu, kamu juga bisa memanfaatkan layanan booking service atau servis kunjung AHASS, jadi nggak perlu repot antre, dan bisa atur waktu sesuai kesibukanmu.
"Karena pada akhirnya, menguras minyak rem bukan cuma soal perawatan, tapi soal keselamatan di jalan. Dengan rem yang selalu prima, perjalanan kamu jadi lebih aman, nyaman, dan tenang ke mana pun roda berputar," tutup Ignatius. (azr)
