Gen Z Bumi Etam Unjuk Gigi! Inovasi Eco-Briquette Lolos Ke AHMBS Nasional
POJOKALTIM.CO.ID, SAMARINDA - Anak muda Bumi Etam kembali membuktikan kalau kreativitas Gen Z bukan cuma soal tren di media sosial. Kali ini, ide kreatif datang dari para pelajar lewat ajang Astra Honda Motor Best Students (AHMBS) 2026 tingkat Regional yang digelar Astra Motor Kalimantan Timur 2 pada Sabtu (5/9/2026).
Mengusung tema "Gen-Z Berkarya, Indonesia Berdaya", AHMBS yang sudah hadir selama lebih dari dua dekade ini menjadi wadah bagi para pelajar untuk menunjukkan ide dan inovasi mereka.
Menariknya, karya yang dibawa para peserta juga nggak sekadar keren di atas kertas. Berbagai inovasi yang ditampilkan berkaitan dengan isu nyata dan sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), mulai dari pendidikan, kesehatan, lingkungan hingga ekonomi.
Region Head Astra Motor Kalimantan Timur 2, Wendy Tenario, mengatakan AHMBS menjadi salah satu bentuk komitmen perusahaan untuk terus mendukung dunia pendidikan sekaligus memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkembang.
"Kami kembali menghadirkan AHMBS sebagai salah satu wujud nyata kami dalam berkontribusi aktif di dunia Pendidikan Indonesia sebagai salah satu langkah kami dalam mewujudkan generasi emas penerus bangsa," ungkap Wendy.
Menurutnya, kreativitas para pelajar perlu terus didukung karena ide-ide tersebut bisa menjadi langkah awal untuk menghadirkan perubahan yang lebih baik.
"Melalui gelaran AHMBS ini, kami ingin terus mendukung setiap ide dan karya inovatif para pelajar untuk setiap upaya perbaikan yang berkelanjutan terlebih di Bumi Etam ini," tambahnya.
Dari proses penjurian yang berlangsung di Main Dealer Training Center, satu karya akhirnya keluar sebagai juara pertama AHMBS tingkat Regional Astra Motor Kalimantan Timur 2.
Adalah Muhammad Rizky Andriatna dan Dintyas Aqila Nurazizah, perwakilan dari MAN 1 Samarinda, yang berhasil mencuri perhatian lewat inovasi berjudul âPembuatan Eco-Briquette Berbasis Limbah Oli Bekas, Plastik dan Serbuk Kayu sebagai Bahan Bakar Aktif.â
Lewat karya tersebut, mereka mencoba menghadirkan solusi dengan memanfaatkan berbagai jenis limbah yang selama ini dianggap tidak berguna.
Kemenangan ini sekaligus menjadi tiket bagi Rizky dan Dintyas untuk melanjutkan perjuangan ke AHMBS tingkat Nasional. Mereka akan membawa nama Astra Motor Kalimantan Timur 2 dan bersaing dengan puluhan pelajar dari berbagai daerah di Indonesia.
Tahap penjurian nasional dijadwalkan berlangsung pada akhir September 2026. Nantinya, para peserta akan diuji melalui presentasi serta sesi tanya jawab secara langsung dan komprehensif di hadapan para juri nasional.
Jadi, perjalanan karya anak muda Bumi Etam belum selesai. Setelah berhasil menjadi yang terbaik di tingkat regional, kini tantangannya naik level: membuktikan bahwa ide kreatif dari Samarinda juga mampu bersaing di panggung nasional. (*)
