Gas PLUS Rem Barengan Di Tanjakan? Jangan Dibiasakan!

POJOKALTIM.CO.ID, SAMARINDA - Saat ketemu tanjakan, ada yang masih suka narik gas sambil menekan rem supaya motor nggak mundur. Kelihatannya aman, tapi kebiasaan ini justru bisa bikin komponen motor bekerja lebih keras.

Pada motor matik, kebiasaan tersebut bisa membuat kampas kopling lebih cepat aus, CVT lebih panas, tarikan terasa kurang responsif, dan BBM jadi lebih boros.

Sementara pada motor manual, terlalu lama menahan motor dengan setengah kopling bisa bikin kampas kopling cepat habis, mesin dan kopling panas, serta performa motor menurun.

Terus, gimana cara yang lebih aman?

Saat berhenti di tanjakan, gunakan rem untuk menahan posisi motor. Ketika mau jalan lagi, lepaskan rem secara perlahan sambil membuka gas dengan halus. Jadi, motor nggak dipaksa melawan rem dengan tenaga mesin.

Kebiasaan berkendara yang benar bukan cuma bikin perjalanan lebih aman, tapi juga membantu komponen motor lebih awet dan penggunaan BBM tetap efisien.

Jangan lupa servis rutin di AHASS sesuai jadwal perawatan. Karena motor yang dirawat dengan benar bakal lebih siap diajak melibas tanjakan, macet, sampai perjalanan jauh.

Ingat, di tanjakan, jangan adu kuat antara gas dan rem. (azr)

Share: