Debu Lagi Ganas-Ganasnya, Filter Udara Motor Bisa Jadi Korban

POJOKALTIM.CO.ID, SAMARINDA - Musim kemarau bikin jalanan lebih kering. Debu pun jadi gampang beterbangan ke mana-mana.

Nah, motor yang tiap hari diajak melibas jalanan berdebu juga punya "korban" sendiri. Salah satunya filter udara.

Filter udara bertugas menyaring debu dan kotoran sebelum udara masuk ke mesin. Kalau sudah terlalu kotor, aliran udara bisa terganggu dan performa motor ikut terdampak.

Tanda-Tandanya Gampang Dirasakan

Nggak perlu jadi mekanik untuk tahu filter udara mulai bermasalah.

Kalau motor mulai terasa berat tarikannya, kurang responsif, lebih boros, atau tenaganya berkurang saat tanjakan dan boncengan, filter udara bisa jadi salah satu penyebabnya.

Apalagi kalau motor sering dipakai melewati jalan berdebu, kawasan proyek, jalan berpasir, atau jalur yang ramai kendaraan besar.

Jangan Tunggu Motor Ngambek

Filter udara yang kotor sebaiknya jangan dibiarkan terlalu lama. Selain bikin tarikan kurang enak, kondisi ini bisa mengganggu proses pembakaran dan membuat konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros.

Karena itu, cek filter udara secara rutin, terutama kalau motor sering dipakai di area berdebu. Pemeriksaan bisa dilakukan saat servis berkala di AHASS. Teknisi akan mengecek kondisinya dan menentukan apakah masih bisa dibersihkan atau sudah waktunya diganti.

Untuk motor Honda, pemeriksaan filter udara mengikuti jadwal perawatan yang tercantum pada buku pedoman pemilik. Pada kondisi penggunaan yang lebih berdebu, pemeriksaan bisa dilakukan lebih sering.

Jadi, saat kemarau datang dan debu mulai beterbangan, jangan cuma rajin cuci body motor. Filter udaranya juga jangan lupa dicek. Motor enak dipakai, perjalanan pun makin nyaman. (azr)

Share: