Cuma Butuh Beberapa Detik, Kebiasaan Ini Bisa Bantu Cegah Kecelakaan Di Jalan

POJOKALTIM.CO.ID, BALIKPAPAN - Naik motor sudah jadi bagian dari aktivitas sehari-hari banyak orang. Mau berangkat kerja, kuliah, sekolah, nongkrong sampai sekadar beli makanan, motor sering jadi pilihan karena praktis dan gampang diajak ke mana-mana.

Tapi jangan sampai karena sudah terbiasa naik motor, kita malah jadi terlalu santai di jalan.

Kondisi jalan yang ramai, pengendara lain yang tiba-tiba berpindah jalur, sampai cuaca yang berubah bisa menjadi risiko kalau tidak diantisipasi.

Karena itu, Astra Motor Kaltim 1 mengingatkan para pengguna sepeda motor untuk selalu mengutamakan keselamatan. Ada lima hal sederhana yang bisa diterapkan agar berkendara lebih aman.

1. Jangan Kehilangan Fokus

Namanya berkendara, fokus wajib nomor satu.

Hindari hal-hal yang bisa mengganggu konsentrasi, termasuk menggunakan handphone saat motor sedang berjalan. Selain itu, pengendara juga perlu memperhatikan kondisi sekitar, mulai dari kendaraan lain, pejalan kaki hingga potensi bahaya yang bisa muncul sewaktu-waktu.

Intinya, jangan sampai mata ke jalan, tapi pikiran malah ke mana-mana.

2. Jangan Cuek Sama Rambu

Rambu lalu lintas, marka jalan dan lampu lalu lintas bukan sekadar hiasan.

Pengendara perlu mematuhi aturan yang berlaku, termasuk batas kecepatan. Jangan lupa gunakan lampu sein saat akan berbelok atau berpindah jalur agar pengguna jalan lain bisa mengetahui arah pergerakan motor.

3. Jarak Aman Jangan Disepelekan

Sering merasa sudah cukup dekat dengan kendaraan di depan? Justru di sini pengendara perlu lebih waspada.

Astra Motor Kaltim 1 menyarankan menjaga jarak sekitar 3–4 detik dari kendaraan di depan. Jarak tersebut bisa disesuaikan dengan kecepatan dan kondisi jalan.

Saat hujan atau kondisi cuaca kurang baik, jarak sebaiknya dibuat lebih jauh.

Dengan begitu, pengendara punya waktu lebih untuk bereaksi jika kendaraan di depan tiba-tiba mengerem atau terjadi situasi tak terduga.

4. Riding Itu Juga Soal Etika

Bisa mengendarai motor saja belum cukup. Sikap saat berada di jalan juga penting.

Pengendara perlu menghormati pengguna jalan lain, termasuk memberikan prioritas kepada pejalan kaki, terutama saat berada di zebra cross.

Hindari berkendara secara ugal-ugalan dan tetap tenang menghadapi situasi di jalan. Klakson juga sebaiknya digunakan seperlunya sebagai alat komunikasi, bukan untuk menekan atau memarahi pengguna jalan lain.

5. Jangan Bawa Muatan Berlebihan

Kalau mau berboncengan, pastikan jumlah penumpang sesuai dengan kapasitas motor.

Penumpang juga wajib menggunakan helm dan duduk dalam posisi yang aman serta nyaman. Begitu juga dengan barang bawaan.

Jangan sampai membawa barang terlalu banyak hingga mengganggu keseimbangan motor. Karena kalau motor sudah sulit dikendalikan, risikonya juga ikut meningkat.

PIC Safety Riding Astra Motor Kaltim 1, Muhammad Aditya Wicaksana, mengatakan kebiasaan berkendara yang aman perlu diterapkan secara konsisten.

"Dengan menerapkan tips dari Astra Motor Kaltim 1 secara konsisten, para pengendara tidak hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga berkontribusi terhadap keselamatan dan ketertiban bersama di jalan raya. Keselamatan adalah prioritas utama bagi siapa pun yang berada di jalan," ujar Muhammad Aditya Wicaksana, PIC Safety Riding Astra Motor Kaltim 1.

Jadi, berkendara aman sebenarnya nggak harus ribet. Fokus, patuhi aturan, jaga jarak, hargai pengguna jalan lain dan jangan membawa muatan berlebihan.

Karena di jalan raya, bukan cuma soal siapa yang paling cepat sampai, tapi bagaimana bisa sampai tujuan dengan aman. (*)

Share: